Friday, 29 April 2011

BERTEMU DENGAN DIA

bertemu semula dgn liya
gadis idamanku zaman remaja
setelah lama terpisah
tak ku sangka bertemu jua
akan ku hargai nikmat cinta
jika di takdirkan kita bersama
padamu ku serah jiwa
seharum mawar utkmu liya

di kota indah mentari di ufuk jingga
ku terima panggilan sebelum purnama menjelma
entah di mana
suara lembut pernah ku dgr
lantas tiba-tiba hatiku mula berdebar
hai nak tumpang tanya
nombor ini siapa yg punya
terus dia perkenalkan diri sebagai liya
ya Tuhan
adakah doaku kau perkenankan
utk bertemu liya bagiku keajaiban
wey kenapa diam
can i speak to nono?
at least cakap manalah tahu maybe tersalah nombor
sah memang benar
dia adalah liya
tak terasa di pipiku menitiskan air mata
yes i'm nono
and i'm the one you looking for
how amazing that we meet again after years ago
liya menjerit menangis terlalu gembira
cinta yg lama terpisah kini bersua

chorus

tak ku sangka kita berdua bertemu di sini
setelah berpisah tak jemu menunggu menanti
kau masih yang dulu
seayu putri kayangan
ingin hidup bersamamu
walau sekadar bayangan
kau utkku
dan cintaku hanyalah milikmu
setiap ruang di hatiku tulis hanyalah namamu
bagai pengembara tersesat di hutan yang gelap
kaulah rembulan menerangiku setiap saat
kau sentuh bibirku pintaku berhenti memuji
tubuh dirangkul erat menangis tak henti-henti
ku tanya mengapa ?kau patut rasa gembira
mungkin ditakdirkan sudah jodoh di antara kita
kau angkat kepalamu renung tepat ke mataku
air mata berlinangan lalu kau usap rambutku
sebentuk cincin tersarung di jari manisnya
ku hanya mampu tersenyum
menangis tak berair mata

chorus

dan hari itu aku baca puisi di depannya
puisi yang pernah lahirkan rasa cinta kami berdua
masihkah kau ingat kita pernah lafazkan janji
kan setia bersama berdua hingga ke mati
dan mengapa kini kau khianati janji kita
betapaku di sini menanti penuh setia
kau kata maafkan aku
ku tak sanggup menunggu
dan ku fikir kita tak mungkin lagi kan bertemu
tak mengapa liya
itu bukanlah salahmu
namun apa yang pasti kau bukanlah lagi milikku
satu yang ku pinta
jangan pernah ingatkan aku
ku mahu kau bahagia dan setia dengan cintamu

chorus

chorus

well that say
that the end of liya
maybe this one will the the last
we'll see








No comments:

Post a Comment